Memahami Arti Kode Plastik Dan Penggunaannya, AWAS PENYEBAB KANKER !


7 Arti Simbol Kode Plastik yang Perlu Kita Ketahui





Di zaman sekarang, kita bisa dengan mudahnya menemukan plastik maupun barang-barang yang terbuat dari plastik bertebaran di mana-mana. Karena memang hampir semua orang di dunia ini menggunakan plastik untuk berbagai keperluannya.







Beragam kampanye pengurangan penggunaan plastik pun mulai banyak bermunculan di berbagai belahan dunia dan oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari aktivis lingkungan, akademisi, hingga politikus. Karena kita tahu bahwa plastik tidak dapat terurai dengan cepat seperti bahan-bahan organik sehingga dapat menimbulkan timbunan sampah plastik dengan jumlah yang banyak.

Selain bisa menimbulkan tumpukan sampah, ternyata penggunaan plastik juga harus diperhatikan dengan saksama. Karena tiap plastik memiliki unsur dan kandungan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk barang-barang yang terbuat dari plastik terdapat kode berbentuk logo daur ulang yang menandakan kandungan plastik tersebut (kode plastik).




Kode ini sendiri diciptakan oleh Society of the Plastics Industry (SPI), pada tahun 1988, sebagai sistem pengklasifikasian barang-barang yang terbuat dari plastik sehingga para konsumen dan orang-orang yang menggunakan barang tersebut bisa mengetahui barang tersebut bisa digunakan untuk apa saja dan bisa digunakan dalam berapa kali penggunaan.

Lalu, apa saja kode-kode plastik tersebut? Dan memiliki maksud apakah kode tersebut? Apakah berbahaya bagi kesehatan kita?

Yuk, kita baca artikel 7 Arti Simbol Kode Plastik yang Jarang Kita Ketahui ini.








7 Kode Bahan Plastik, Sifat Dan Efeknya Bagi Kesehatan Yang Wajib Kamu Ketahui





Pada kemasan yang terbuat dari plastik, biasanya ditemukan simbol atau logo daur ulang yang berbentuk segi tiga dengan kode-kode tertentu. Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).

Simbol daur ulang (recycle) menunjukkan jenis bahan resin yang digunakan untuk membuat materi. Simbol ini dibentuk berdasar atas Sistem internasional koding Plastik dan lazim digambarkan sebagai angka (dari 1 sampai 7) dilingkari dengan segitiga atau loop segitiga biasa (juga dikenal sebagai Mobius loop), dengan akronim dari bahan yang digunakan, tepat di bawah segitiga.


Berikut 7 jenis plastik yang sering digunakan manusia, arti kode plastik dan contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

#1 – PET (Polyethylene Terephthalate)
PET adalah salah satu jenis plastik yang paling sering digunakan dalam produk makanan dan minuman. Umumnya PET ditemukan pada sebagian besar botol air mineral. Hal ini dimaksudkan untuk aplikasi penggunaan tunggal; penggunaan berulang meningkatkan risiko pencucian dan pertumbuhan bakteri.



Produk yang terbuat dari plastik PET wajib didaur ulang tapi tidak digunakan berulang.

#2 – HDPE (High-Density Polyethylene)
HDPE adalah plastik kaku yang digunakan untuk membuat botol susu, deterjen dan minyak botol, mainan, dan beberapa kantong plastik. Plastik HDPE adalah plastik yang paling sering didaur ulang dan dianggap sebagai salah satu bentuk plastik yang paling aman.

Produk yang terbuat dari HDPE yang dapat digunakan kembali dan didaur ulang.

#3 – PVC (Polyvinyl Chloride)
PVC adalah plastik yang mudah dibentuk, digunakan untuk membuat pembungkus makanan, botol minyak goreng, balon air, dan mainan anak-anak. PVC bisa juga digunakan sebagai bahan pelindung kabel, dan pipa plastik. Karena PVC relatif tahan terhadap sinar matahari dan cuaca, PCV juga digunakan untuk membuat bingkai jendela, selang, bedeng dan teralis.

PVC mengandung komponen berbahaya sehingga penggunaannya dapat diaplikasikan dengan benar agar tidak memperburuk kesehatan.

#4 – LDPE (Low-Density Polyethylene)
LDPE sering ditemukan pada kantong kresek, botol yang bisa diperas, dan jenis kantong plastik yang digunakan untuk paket roti. Pastik kantong belanja yang digunakan di sebagian besar toko-toko saat ini dibuat dengan menggunakan plastik LDPE. Beberapa pakaian dan furnitur juga menggunakan jenis plastik ini.

LDPE dianggap kurang beracun dari plastik lainnya, dan relatif aman untuk digunakan.

#5 – PP (Polypropylene)
Polypropylene adalah plastik yang tangguh dan ringan, dan memiliki kualitas tahan panas yang sangat baik. Berfungsi sebagai penghalang terhadap kelembaban, minyak dan bahan kimia. Ketika anda mencoba untuk membuka lapisan plastik tipis dalam kotak sereal, itu adalah polypropylene. Hal ini membuat sereal anda kering dan segar. PP juga biasa digunakan untuk ember, botol plastik, margarin dan kontainer yogurt, tas keripik kentang, sedotan, pita dan tali.

PP dianggap aman untuk digunakan kembali dan merupakan jenis plastik terbaik untuk kebutuhan dapur.

#6 – PS (Polystyrene)
Jenis ini memiliki ciri kaku, getas, buram, terpengaruh lemak dan pelarut, mudah dibentuk dan melunak pada suhu 95 derajat celcius.

Sterofoam memang bahaya, terlebih jika terpapar suhu panas karena bahan kimia berbahayanya mudah bermigrasi ke makanan dan ini sulit diolah oleh lingkungan jadi disarankan perhatikan lagi penggunaannya.

#7 – Plastik Lainnya (BPA, Polycarbonate dan LEXAN)
Ditandai dengan logo segitiga bernomor 7 pada kemasan yang biasanya berjenis polikarbonat (PC) dengan ciri tidak mudah pecah, ringan, jernih, secara termal sangat stabil. PC biasanya digunakan untuk galon air mineral 19 liter, botol air minum, dan botol susu bayi.

Kode plastik #7 dapat ditemukan juga pada suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan.

Tabel Kode Plastik Dari BPOM



Berbahayakah penggunaan berulang pada botol Aqua?

Pasti kita sering dengar atau membaca tulisan-tulisan di media, bahwa botol plastik air mineral / aqua (kode botol: PET / #1) itu tidak boleh digunakan berkali-kali, karena bisa menjadi racun atau karsinogenik.

Setelah saya cari tahu, ternyata botol minum plastik / aqua itu (PET) tidak mengapa jika digunakan berkali-kali, asal tidak kotor, lecet, dan kemasukan air panas.

Yang berbahaya itu jika botol air tersebut (PET) dimasukkan air mendidih. Jenis plastik PET mulai luruh jika terkena air dengan suhu > 93 C.

FDA Amerika Serikat menyatakan, penggunaan plastik PET dimungkinkan dalam aplikasi yang bersentuhan dengan makanan, termasuk makanan dan minuman kemasan, terlepas dari apakah kemasannya ditujukan untuk peggunaan tunggal atau berulang. Botol minuman PET yang dijual di Amerika Serikat dirancang untuk penggunaan tunggal untuk alasan ekonomi dan budaya, bukan karena masalah keamanan apapun terhadap PET.

Bahkan, botol plastik yang dibuat dengan resin PET -yang sama dengan botol sekali pakai-, aman digunakan kembali di sejumlah negara. Satu-satunya perbedaan dengan botol isi ulang adalah bahwa botol isi ulang memiliki dinding samping yang lebih tebal, yang memungkinkan untuk menahan kekuatan mekanik yang terlibat dengan koleksi industri, pencucian, dan operasi pengisian ulang.

Sumber bacaan:
http://en.wikipedia.org/wiki/Plastic_bottle
http://en.wikipedia.org/wiki/Resin_identification_code
https://www.ebottles.com/articles/bottlesafety.htm#40
http://eartheasy.com/blog/2012/05/plastics-by-the-numbers/
http://en.wikipedia.org/wiki/Solar_water_disinfection#Cautions

http://kompasiana.com/post/read/468435/2/waspada-apakah-galon-air-minum-anda-ber-kode-petpete.html


📢 Republished byYesmuslim.info ] 


Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Memahami Arti Kode Plastik Dan Penggunaannya, AWAS PENYEBAB KANKER !



Selengkapnya

Pakar Genetika: Wanita Muslimah, adalah Wanita Terbersih di Muka Bumi

Seorang pakar genetika Robert Guilhem mendeklarasikan keislamannya setelah terperangah kagum oleh ayat-ayat Al-Quran yang berbicara tentang Masa Iddah (yaitu masa tunggu selama tiga bulan bagi wanita, untuk boleh menikah lagi) bagi wanita Muslimah yang dicerai suaminya seperti yang diatur Islam.

Guilhem, membuktikan dalam penelitiannya, bahwa jejak rekam seorang laki-laki di tubuh wanita akan hilang setelah tiga bulan. Guilhem yakin dengan bukti-bukti ilmiahnya. Bukti-bukti itu menyimpulkan bahwa hubungan persetubuhan suami istri akan menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik (rekam jejak) khususnya pada perempuan.






Jika pasangan ini setiap bulannya tidak melakukan persetubuhan maka sidik itu akan perlahan-lahan hilang antara 25-30 persen. Dan, setelah tiga bulan berlalu, maka sidik itu akan hilang secara keseluruhan.

Sehingga perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik laki-laki lainnya. Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian di sebuah perkampungan Afrika Muslim di Amerika.

Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa setiap wanita Muslim di sana hanya mengandung dari jejak sidik pasangan mereka saja. Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika (perkampungan non Muslim) membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki, dua hingga tiga.

Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan intim dengan laki-laki selain pernikahan yang sah. Yang mengagetkan sang pakar ini, adalah ketika dia melakukan penelitian ilmiah terhadap istrinya sendiri.

Ternyata ia menemukan istrinya memiliki tiga rekam sidik laki-laki, alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu saja, dari tiga anaknya berasal dari dirinya, yaitu setelah ia melakukan test DNA terhadap anak anaknya.

Setelah penelitian-penelitian yang dilakukannya, ia meyakini bahwa hanya Islamlah yang menjaga martabat perempuan, dan menjaga keutuhan kehidupan sosial. Ia yakin, bahwa wanita muslimah adalah wanita paling bersih di muka bumi ini.

Guru besar anatomi medis di Pusat Nasional Mesir, dan konsultan medis, Dr. Abdul Basith As-Sayyid menegaskan bahwa Robert Gelhem, pemimpin Yahudi di Albert Einstein College, dan pakar genetika ini mendeklarasikan dirinya masuk Islam, ketika ia mengetahui hakikat empiris ilmiah, dan kemukjizatan Al-Quran tentang penyebab penentuan iddah (masa tunggu) perempuan yang dicerai suaminya dengan masa 3 bulan. (Dian Bango Alamanda)

Sumber: sharia.co.id



Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Pakar Genetika: Wanita Muslimah, adalah Wanita Terbersih di Muka Bumi



Selengkapnya

Kisah Ibnu Sina Sembuhkan Pasien dengan Menganjurkannya Segera Menikah

Ibnu Sina adalah salah seorang dari beberapa ulama tempo dulu yang tidak hanya menguasai ilmu-ilmu agama tetapi juga bidang-bidang keilmuan lain seperti fislafat, fisika, psikologi, kimia, astronomi dan kedokteran. Nama lengkap beliau adalah Abu ʿAli al-Ḥusayn ibn ʿAbd Allah ibn Sina. Beliau lahir di Bukhara Uzbekistan pada tahun 980 M (sekarang masuk wilayah negara Iran). Di dunia Barat beliau dikenal dengan nama yang sudah terpengaruh bahasa Latin, yakni Avicenna.

Sebagai dokter beliau sangat dihormati baik di Barat maupun di Timur karena kitabnya berjudul Al-Qanun fi al-Thib (selesai ditulis pada tahun 1025M) yang kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Inggris menjadi The Canon of Medicine menjadi buku referensi kedokteran hingga sekarang. Beliau digelari Bapak Kedokteran.





Salah satu teori kesehatan yang sangat terkenal dari beliau adalah bahwa sakit tidak melulu disebakan oleh lemahnya fisik tetapi bisa juga disebabkan oleh kondisi kejiwaan yang lemah. Teori ini ditemukannya ketika menangani seorang pasien yang sakit secara fisik tetapi bukan disebabkan karena gangguan fisik melainkan kejiwaannya sedang melemah.


Kisah tentang pasien itu diilustrasikan dalam sebuah gambar dalam salah satu halaman di buku The Canon of Medicine di mana terdapat seorang gadis yang sedang diperiksa denyut nadinya oleh seorang dokter sementara dokter lainnya menyiapkan obat untuk seorang pemuda yang juga sedang sakit. Ilustrasi itu mengisahkan legenda Ibnu Sina dengan teorinya yang dalam konteks zaman semakin relevan bahwa sakit tidak melulu disebakan oleh adanya gangguan fisik tetapi bisa juga karena nonfisik atau psikis.

Kisah Ibnu Sina Sembuhkan Pasien dengan Menganjurkannya Segera Menikah


Kisah tersebut selengkapnya dapat ditemukan sumbernya dalam buku Saints and Saviours of Islam karya Dr. Hamid Naseem Rafiabadi (Sarup & Sons; New Delhi, 1st Edition, 2005: 281-282), sebagai berikut:

Pada suatu hari seorang pemuda mengalami kondisi fisik yang sangat lemah. Sudah cukup lama ia berbaring sakit, tapi tak kunjung sembuh sebab tidak ada dokter yang bisa mendiagnosis sakitnya secara tepat. Dari hari ke hari sakitnya makin memburuk karena ia sudah tak mau makan dan juga tidak mau berbicara dengan siapa pun. Lalu didatangkanlah Ibnu Sina untuk memeriksa sang pemuda itu yang tak lain adalah keponakan seorang pejabat tinggi di Qabus. Mula-mula Ibnu Sina memeriksa denyut nadi sang pemuda itu dan meminta sang pejabat mendatangkan seseorang yang dapat menyebutkan nama-nama jalan dan lapangan rumput di kota Gurgan (400 km dari Teheran Iran). Kota ini terletak di dekat Laut Kaspia.


Saat orang tersebut menyebut nama jalan tertentu, denyut nadi sang pemuda bedetak lebih kencang dan rona wajahnya berubah sangat cepat. Mengetahui hal ini Ibnu Sina kemudian meminta sang pejabat untuk mendatangkan seseorang yang dapat bercerita lebih banyak tentang keluarga-keluarga yang tinggal di jalan tertentu. Orang itu berhasil didatangkan dan Ibnu Sina memintanya untuk menyebutkan dengan suara keras nama-nama orang dalam keluarga itu. Dia lakukan hal itu sesuai perintah. Ketika dia menyebut nama seseorang dari anggota keluarga itu, angka denyut nadinya meninggi.

Mengamati hal itu, Ibnu Sina kemudian meminta sang pejabat mendatangkan seseorang yang mengenal dengan baik orang-orang dari anggota keluarga tersebut. Sang pejabat berhasil mendatangkan orang yang dimaksudkan oleh Ibnu Sina, yakni seseorang yang benar-benar kenal dengan orang-orang beserta nama-namanya dari anggota keluarga yang dimaksud.

Ketika Ibnu Sina meminta orang itu menyebutkan nama-nama penghuni rumah keluarga itu dan sampai pada penyebutan nama gadis tertentu angka denyut nadi (tekanan darah) sang pemuda sangat tinggi. Kemudian Ibnu Sina menghampiri sang pejabat secara tertutup dan memberitahukan bahwa sang pemuda itu sedang kasmaran atau jatuh cinta kepada seorang gadis dari keluarga itu dan menyarankan supaya ia segera dinikahkan dengan gadis idamannya. Terbukti dengan direstuinya untuk segera menikah dengan sang gadis pujaannya, pemuda tersebut sembuh dari sakitnya.

Dari situlah Ibnu berhasil mendiagnosis pemuda itu sakit bukan karena ada gangguan penyakit yang bersifat fisik tetapi lebih karena gangguan yang berifat kejiwaan. Dalam ilmu kedoteran hal ini disebut psikosomatis, yakni suatu kondisi atau gangguan ketika pikiran mempengaruhi tubuh, hingga memicu munculnya gangguan fisik. Kasus tersebut menunjukkan kebenaran teori Ibnu Sina bahwa sakit tak melulu disebabkan oleh fisik yang lemah, tapi bisa juga karena kejiwaan yang bermasalah. Teori in tidak sulit bagi Ibnu Sina karena beliau bukan saja seorang dokter tetapi juga rohaniawan. Beliau hafal Al-Qur’an di usia 10 tahun.

Teori baru tersebut memberikan perimbangan terhadap teori lama yang diabadikan dalam sebuah pepatah bahasa Arab yang berbunyi:

العقل السليم في الجسم السليم

Artinya: Jiwa yang sehat terdapat dalam badan yang sehat.

Dengan temuan teori baru dari Ibnu Sina tersebut, maka pepatah lama di atas sebetulnya dapat dimodifikasi dengan membaliknya menjadi:

الجسم السليم في العقل السليم

Artinya: Badan yang sehat terdapat dalam jiwa yang sehat.”

Pepatah yang terakhir itu menurut hemat penulis juga cocok diajarkan di pesantren karena di lembaga pendidikan tradisioanal ini diajarkan Mahfudhat. Tidak ada jeleknya mereka hafal dan dapat meresapi kata-kata mutiara tersebut untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari guna memperkuat mental spiritual mereka di samping juga tetap memperkuat badannya dengan tetap memperhatikan pepatah lama. Hasil yang diharapkan tentu saja adalah agar para santri memiliki jiwa dan raga yang kuat sehingga dapat belajar dan beribadah di pesantren dengan lebih baik.



Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta.


Sumber : https://islam.nu.or.id/post/read/118940/kisah-ibnu-sina-sembuhkan-pasien-dengan-menganjurkannya-segera-menikah


Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Kisah Ibnu Sina Sembuhkan Pasien dengan Menganjurkannya Segera Menikah



Selengkapnya

Kalahkan Jenis Limosin Indonesia, Inilah Sapi Knickers yang Bikin Para Penjagal takut

  HEY    Unik    - Indonesia memang boleh berbangga dengan keberadaan sapi-sapi berjenis Limosin yang bertubuh besar. Namun, keberadaan mereka ternyata tidak ada apa-apanya dengan sosok Knickers, sapi jantan (steer) asal Australia yang memiliki tubuh ‘raksasa’ dibanding sapi-sapi besar lainnya.


Dengan tinggi 194 sentimeter dan bobot mencapai 1.400 kilogram, Knickers terlihat sangat mencolok di antara kawanan sapi lainnya. Warna tubuhnya yang putih dengan corak hitam mudah terlihat dari kejauhan. Ukuran tersebut bahkan membuat nyali para jagal hewan ciut dan menolak untuk memotongnya.



Ditolak banyak rumah jagal karena tidak ada yang berani menyembelih




Ditolak rumah potong hewan karena tidak ada yang berani menyembelih [sumber gambar]
Tubuh besar Knickers yang ‘di atas normal’ membuat sosoknya ditolak oleh sejumlah rumah pemotongan hewan. Hal ini terjadi lantaran tidak ada satupun jagal di Australia yang punya cukup nyali menyembelih Knickers. Sapi besar itu pun hingga kini dibiarkan apa adanya tanpa ada rencana untuk dijadikan daging konsumsi.

Daging Knicker diasumsikan bisa menghasilkan 4.000 potong burger




Betapa besar ukuran Knickers dibanding sapi-sapi lainnya [sumber gambar]
Degan bobotnya yang mencapai 1.400 kilogram dan tinggi 194 sentimeter, tubuh Knickers Knickers sempat diasumsikan secara kasar oleh Kantor Berita ABC bisa menghasilkan 4.000 buah burger jika dipotong. Tentu saja, hal ini hanya perkiraan semata karena sejatinya tidak ada yang berani menyembelih Knickers.

Dugaan para ahli soal tubuh Knickers yang membesar




Ada dugaan penyebabnya adalah hormon pertumbuhan yang tidak teratur [sumber gambar]
Tubuh Knicker yang besar juga membingungkan Geoff Pearson sebagai pemilik sapi. Para ilmuwan pun mencoba menguak keraguan tersebut dengan sejumlah analisis yang ada. Salah satunya adalah Profesor biologi di Washington State University, Min Du. Menurut dirinya, penyebab tubuh raksasa Knicker diduga karena hormon pertumbuhan yang tak dikenali. Namun sekali lagi, hal tersebut tak terbukti lantaran belum ada penelitian langsung terhadap Knickers.

Alasan Knicker yang tidak bisa disembelih




Knickers tidak disembelih dan dibiarkan hidup hingga menua [sumber gambar]
Menurut Geoff Pearson, tubuh besar Knicker merupakan masalah utama yang membuat para jagal dan rumah potong enggan menyembelihnya. Ukuran badannya ternyata tidak muat dengan rantai pengikat. Selain itu, bobot Knicker yang mencapai 1.400 kilogram juga tidak bisa dimasukkan ke dalam mesin pemotong. Jika dipaksakan, tubuhnya bakal menyentuh lantai dan daging juga rawan kontaminasi dengan ukuran potong yang terlalu besar alias tidak proporsional.



Jadi spesies lembu raksasa terakhir di Australia




Knickers di antara sapi-sapi lainnya [sumber gambar]
Knickers mungkin bakal menjadi spesies lembu raksasa terakhir di Australia lantaran telah dikebiri. Hal tersebut membuat dirinya tidak bisa lagi menghasilkan gen ‘raksasa’ sebagai pewaris trah sapi berukuran besar. Knickers pun akhirnya dibiarkan menua dan berada kawasan peternakan Lake Preston yang tenang bersama kawanan sapi lainnya.


Keberadaan Knicker memang unik lantaran tubuh raksasanya sangat mencolok dan berbeda dengan sapi kebanyakan. Pun jika seandainya dipaksa untuk disembelih, tentu bakal tidak mudah dilakukan dan memakan proses yang lama dibanding menangani sapi biasa. Tak heran jika para jagal hewan menolak untuk menyembelihnya. Unik juga ya Sahabat

📢 Republished byHEYUNIK.com ] 


Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Kalahkan Jenis Limosin Indonesia, Inilah Sapi Knickers yang Bikin Para Penjagal takut



Selengkapnya

Suku Cherokee, Suku Asli Amerika / Indian Muslim Yang Kini Telah Punah

Anda tentunya akan tertegun sejenak disaat mengetahui hal ini, karena tidak akan pernah menyangka jika hal ini ialah yang sebenarnya. Memaklumi sebuah sejarah yang ditutup-tupi, merupakan hal yang lumrah. Hampir tidak ada media yang memberitakan tentang suku kuno Indian yang sesungguhnya ialah beragama Islam. Hebatnya lagi, sumber tertulis yang memuat tentang sejarah muslimnya suku Indian ini, sangat-sangatlah sedikit sekali.

Jika Anda mengunjungi Washington DC, datanglah ke Perpustakaan Kongres (Library of Congress). Lantas, mintalah arsip perjanjian pemerintah Amerika Serikat dengan suku Cherokee, salah satu suku Indian, tahun 1787. Di sana akan ditemukan tanda tangan Kepala Suku Cherokee saat itu, bernama Abdel Khak dan Muhammad Ibnu Abdullah.



Isi perjanjian itu antara lain adalah hak suku Cherokee untuk melangsungkan keberadaannya dalam perdagangan, perkapalan, dan bentuk pemerintahan suku cherokee yang saat itu berdasarkan hukum Islam. Lebih lanjut, akan ditemukan kebiasaan berpakaian suku Cherokee yang menutup aurat sedangkan kaum laki-lakinya memakai turban (surban) dan terusan hingga sebatas lutut.

Cara berpakaian ini dapat ditemukan dalam foto atau lukisan suku cherokee yang diambil gambarnya sebelum tahun 1832. Kepala suku terakhir Cherokee sebelum akhirnya benar-benar punah dari daratan Amerika adalah seorang Muslim bernama Ramadan Ibnu Wati.


Berbicara tentang suku Cherokee, tidak bisa lepas dari Sequoyah. Ia adalah orang asli suku cherokee yang berpendidikan dan menghidupkan kembali Syllabary suku mereka pada 1821. Syllabary adalah semacam aksara. Jika kita sekarang mengenal abjad A sampai Z, maka suku Cherokee memiliki aksara sendiri.

Yang membuatnya sangat luar biasa adalah aksara yang dihidupkan kembali oleh Sequoyah ini mirip sekali dengan aksara Arab. Bahkan, beberapa tulisan masyarakat cherokee abad ke-7 yang ditemukan terpahat pada bebatuan di Nevada sangat mirip dengan kata ”Muhammad” dalam bahasa Arab.
Bukti dalam sumber-sumber Barat :




1. Profesor Barry Fell (Baca : Biografi Sejarah dari Wikipedia), pensiunan dosen dari Harvard University dan juga anggota dari American Academy of Science dan Seni, Royal Society, epigrafi Society dan Masyarakat Penemuan Ilmiah dan Purbakala, bersikeras tentang kedatangan Islam di Amerika pada tahun 650-an, 2 prediksi pendapat ini pada kaligrafi Cufic adalah peradaban yang ditemukan di berbagai penggalian di seluruh Amerika. Jika kata-kata Profesor Fell memiliki kebenaran – nilai, maka umat Islam telah tiba di Amerika selama era Khalifah Utsman, atau setidaknya itu dari Ali, khalifah keempat. Bagaimanapun, tidak ditemukan dalam sumber-sumber Islam.

Profesor Fell kemudian menggunakan hasil penggalian arkeologi yang dilakukan berbagai di banyak daerah di negara bagian Colorado, New Mexico, dan Indiana menegaskan pembangunan sekolah Muslim selama 700-800 CE. Tulisan, gambar, dan grafik tertulis pada batu ditemukan di medan paling terpencil dan murni dari Amerika Barat adalah peninggalan yang diberikan oleh sistem dasar dan menengah pendidikan Islam pada saat itu. Dokumen-dokumen ini ditulis dalam surat-surat Cufic lama Afrika Utara Arab, yang mencakup mata pelajaran seperti membaca, menulis, berhitung, agama, sejarah, geografi, matematika, astronomi, dan navigasi. Keturunan pemukim ini dianggap sebagai suku-suku asli saat Iroquois, Algonquin, Anasazi, Hohokam, dan Olmec .

2. Bukti kedua yang ditawarkan oleh Profesor Fell adalah bahwa tulisan “In the Name of Allah” (gambar 1), ditemukan di atas batu selama bekerja arkeologi di Nevada, milik abad ketujuh, ketika sistem tanda haraka belum dikembangkan. Demikian juga, batu bantalan tulisan “Muhammad adalah Nabi Allah” (gambar 2) adalah berkaitan dengan era yang sama. Seperti yang terlihat dengan perbandingan dua gambar, prasasti tidak dalam gaya modern Arab, sebaliknya mereka berada dalam gaya Cufic relevan dengan abad ketujuh.



Orang-orang Arab, sesuai dengan temuan Profesor Fell, menetap di Nevada selama abad ketujuh dan kedelapan. Keberadaan awal dari sebuah sekolah, yang diajarkan Islam dan ilmu pengetahuan, khususnya navigasi, telah terungkap setelah penyelidikan arkeologi yang dilakukan oleh Profesor Heizer dan Baumhoff of California Universitas sekitar WA 25 di situs Nevada. Penggalian di Nevada telah menemukan tulisan di naskhi Arab dan gaya Cufic yang tertulis di batu yang membawa informasi tentang sekolah ini ( gambar 3 ).

Penerapan rumus matematika ” lima berlian sama alif ” ( alif adalah huruf pertama dari alfabet Arab ) dapat dilihat pada gambar ini (gambar 3B dan 3c). Huruf Arab dalam gambar 3b dan 3c, ditemukan di tengah penggalian di Nevada, berada persis gaya yang sama seperti Afrika Utara Arab. Lagi pula , rock lain ditemukan di Nevada bertuliskan nama ” Allah “, gaya yang lagi mengingatkan teknik umum dari Afrika Utara ketujuh dan abad ke – delapan. Kesamaan calligraphical antara berbagai gaya penulisan nama Nabi selama periode yang beragam , khususnya yang berkaitan dengan Afrika dan Amerika, ditemukan selama penyelidikan arkeologi yang mencolok memang. Gambar A gambar 4 ditemukan di al- Ain Lahag , Maroko dan gambar B di East River Walker , keduanya saat ini di University of California . Gambar C ditemukan di Nevada dan tokoh C dan D yang terletak di Churchill Kabupaten dan juga saat ini diawetkan di University of California, juga mencari F ditemukan di al- Haji Minoun, Maroko  sementara sosok G , tertulis pada keramik , terungkap di al- Suk, Tripoli, Libya dan tokoh H  di University of Californi , ditemukan di Cottonwood Canyon, sementara akhirnya terletak di perbatasan Maroko dan Libya. Semua prasasti ini berasal dari abad kedelapan dan kesembilan , jelas menggambarkan kemiripan dalam gaya antara Amerika Utara dan Afrika Utara , serta terang-terangan menunjukkan migrasi yang terjadi dari Afrika ke Amerika .



3. Pada abad kedua belas Athapcan Tribe, terdiri dari Apache asli dan Navajos, menyerbu wilayah yang dihuni oleh orang-orang Arab, yang baik akhirnya melarikan diri atau diasingkan ke arah Selatan. Ini pribumi yang buta huruf terpesona oleh sekolah-sekolah yang didirikan oleh orang-orang Arab, dan, mungkin dengan bantuan tawanan, berusaha meniru subyek yang sama, mengubah bentuk geometris menjadi binatang mitos, yang dilakukan selama berabad-abad.
4. Gambar 5 adalah tulisan Cufic ditemukan pada tahun 1951 di White Mountains, dekat dengan kota Benton di perbatasan Nevada. Kata-kata Setan maha mayan, yaitu Iblis adalah sumber dari segala kebohongan, telah ditulis dalam gaya Cufic khas abad ketujuh.

5. Sekali lagi, sebuah prasasti batu milik pasca-650 CE, bantalan huruf Cufic H-M-I-D  kata Hamid (gambar6). Tulisan Arab lain yang ditemukan di bebatuan Atlata di Valley of Fire di Nevada

6. Seorang Penulis Jurnal Amerika, Saat bepergian dari Malden ke Cambridge di negara bagian Massachusetts pada tahun 1787 (pada apa yang sekarang RT. 16), Pendeta Thaddeus Mason Harris melihat beberapa koin ditemukan oleh pekerja selama pembangunan jalan. Para pekerja, tidak memperdulikan koin tsb. Akibatnya, Harris memutuskan untuk mengirim uang tersebut ke perpustakaan Harvard College untuk pemeriksaan (gambar 7). Penelitian ini menghasilkan bahwa ini adalah sebenarnya Samarqand dirham dari abad kedelapan dan kesembilan. Seperti dapat dilihat pada gambar, koin nyata menampilkan prasasti La ilaha ill-Allah MUHAMMADUN Rasulullah (Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah Rasul-Nya) dan Bismillah (dengan nama Allah).

7. Gambar 8 menunjukkan sepotong batu ditemukan di sebuah gua di wilayah Corinto di El Salvador, bantalan prasasti Malaka Haji mi Malaya, ini telah diidentifikasi sebagai milik abad ketiga belas, menunjukkan kemungkinan kedatangan Muslim di Amerika Selatan, mungkin datang dari suatu tempat di daerah Indonesia.

Sequoyah Atau Yang Dikenal Dengan George Gist
Sequoyah Atau Yang Dikenal Dengan George Gist

Secara umum, suku-suku Indian di Amerika juga percaya adanya Tuhan yang menguasai alam semesta. Tuhan itu tidak teraba oleh panca indera. Mereka juga meyakini, tugas utama manusia yang diciptakan Tuhan adalah untuk memuja dan menyembah-Nya. Seperti penuturan seorang Kepala Suku Ohiyesa : ”In the life of the Indian, there was only inevitable duty-the duty of prayer-the daily recognition of the Unseen and the Eternal”. Bukankah Al-Qur’an juga memberitakan bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin semata-mata untuk beribadah pada Allah.

Subhanallah….Bagaimana bisa Kepala suku Indian Cheeroke itu muslim? Sejarahnya panjang,
PENEMUAN BENUA AMERIKA PERTAMA ITU ADALAH LAKSAMANA CHENG HO BUKAN COLOMBUS

Semangat orang-orang Islam dan Cina saat itu untuk mengenal lebih jauh planet (tentunya saat itu nama planet belum terdengar) tempat tinggalnya selain untuk melebarkan pengaruh, mencari jalur perdagangan baru dan tentu saja memperluas dakwah Islam mendorong beberapa pemberani di antara mereka untuk melintasi area yang masih dianggap gelap dalam peta-peta mereka saat itu.

Beberapa nama tetap begitu kesohor sampai saat ini bahkan hampir semua orang pernah mendengarnya sebut saja Tjeng Ho dan Ibnu Batutta, namun beberapa lagi hampir-hampir tidak terdengar dan hanya tercatat pada buku-buku akademis.

laksamana chengho


Para ahli geografi dan intelektual dari kalangan muslim yang mencatat perjalanan ke benua Amerika itu adalah Abul-Hassan Ali Ibn Al Hussain Al Masudi (meninggal tahun 957), Al Idrisi (meninggal tahun 1166), Chihab Addin Abul Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) dan Ibn Battuta (meninggal tahun 1369).

Menurut catatan ahli sejarah dan ahli geografi muslim Al Masudi (871 – 957), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad seorang navigator muslim dari Cordoba di Andalusia, telah sampai ke benua Amerika pada tahun 889 Masehi. Dalam bukunya, ‘Muruj Adh-dhahab wa Maadin al-Jawhar’ (The Meadows of Gold and Quarries of Jewels), Al Masudi melaporkan bahwa semasa pemerintahan Khalifah Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888 – 912), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad berlayar dari Delba (Palos) pada tahun 889, menyeberangi Lautan Atlantik, hingga mencapai wilayah yang belum dikenal yang disebutnya Ard Majhoola, dan kemudian kembali dengan membawa berbagai harta yang menakjubkan.

Sesudah itu banyak pelayaran yang dilakukan mengunjungi daratan di seberang Lautan Atlantik, yang gelap dan berkabut itu. Al Masudi juga menulis buku ‘Akhbar Az Zaman’ yang memuat bahan-bahan sejarah dari pengembaraan para pedagang ke Afrika dan Asia.

Dr. Youssef Mroueh juga menulis bahwa selama pemerintahan Khalifah Abdul Rahman III (tahun 929-961) dari dinasti Umayah, tercatat adanya orang-orang Islam dari Afrika yang berlayar juga dari pelabuhan Delba (Palos) di Spanyol ke barat menuju ke lautan lepas yang gelap dan berkabut, Lautan Atlantik. Mereka berhasil kembali dengan membawa barang-barang bernilai yang diperolehnya dari tanah yang asing.

Beliau juga menuliskan menurut catatan ahli sejarah Abu Bakr Ibn Umar Al-Gutiyya bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Spanyol, Hisham II (976-1009) seorang navigator dari Granada bernama Ibn Farrukh tercatat meninggalkan pelabuhan Kadesh pada bulan Februari tahun 999 melintasi Lautan Atlantik dan mendarat di Gando (Kepulaun Canary).

Ibn Farrukh berkunjung kepada Raja Guanariga dan kemudian melanjutkan ke barat hingga melihat dua pulau dan menamakannya Capraria dan Pluitana. Ibn Farrukh kembali ke Spanyol pada bulan Mei 999.
Perlayaran melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berlepas dari Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 – 1307) raja keenam dalam dinasti Marinid. Kapalnya mendarat di pulau Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Morueh, catatan perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.

cheroke suku asli amerika muslim

Sultan-sultan dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu, ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika. Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) memerinci eksplorasi geografi ini dengan seksama. Timbuktu yang kini dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu.

Sultan yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah Sultan Abu Bakari I (1285 – 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa (1312 – 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.

penemu benua amerika muslim


Sultan Abu Bakari I melakukan eksplorasi di Amerika tengah dan utara dengan menyusuri sungai Mississippi antara tahun 1309-1312. Para eksplorer ini berbahasa Arab. Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan dalam peta berwarna Piri Re’isi yang dibuat tahun 1513, dan dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I tahun 1517. Peta ini menunjukkan belahan bumi bagian barat, Amerika selatan dan bahkan benua Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara cukup akurat.

Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan di dalam peta berwarna Piri Re’isi yang dibuat pada tahun 1513, dan dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I tahun 1517.

Suku Cherokee, Suku Asli Amerika Muslim Yang Punah


Peta ini menunjukkan letak belahan bumi bagian barat, Amerika Selatan dan bahkan benua Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara cukup akurat.

Suku Cherokee, Suku Asli Amerika Muslim Yang Punah


Columbus sendiri mengetahui bahwa orang-orang Carib (Karibia) adalah pengikut Nabi Muhammad. Dia faham bahwa orang-orang Islam telah berada di sana terutama orang-orang dari Pantai Barat Afrika. Mereka mendiami Karibia, Amerika Utara dan Selatan. Namun tidak seperti Columbus yang ingin menguasai dan memperbudak rakyat Amerika. Orang-Orang Islam datang untuk berdagang dan bahkan beberapa menikahi orang-orang pribumi.

Lebih lanjut Columbus mengakui pada 21 Oktober 1492, 70 tahun dalam pelayarannya antara Gibara dan Pantai Kuba melihat sebuah masjid (berdiri di atas bukit dengan indahnya menurut sumber tulisan lain). Sampai saat ini sisa-sisa reruntuhan masjid telah ditemukan di Kuba, Mexico, Texas dan Nevada.

Namun, tidak seperti Columbus yang ingin menguasai dan memperbudak, bahkan membantai rakyat Amerika asli (baca : Kebohongan Amerika tentang Christopher Columbus), Orang-Orang Islam datang untuk berdagang dan bahkan beberapa diantaranya menikahi orang-orang pribumi.

Dan tahukah Anda? Bahwa 2 orang nahkoda kapal yang dipimpin oleh Columbus, kapten kapal Pinta dan Nina adalah orang-orang muslim, yaitu dua bersaudara Martin Alonso Pinzon dan Vicente Yanex Pinzon yang masih keluarga dari Sultan Maroko Abuzayan Muhammad III (1362). [THACHER, JOHN BOYD : Christopher Columbus, New York 1950].

Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di tanah Amerika, Laksamana Cheng Ho sudah terlebih dahulu datang ke sana. Para peserta seminar yang diutus oleh Royal Geographical Society di London sangat kaget  karena penemuan seorang kru kapal selam dan uraian sejarawan bernama Gavin Menzies. Dia juga seorang mantan perwira Angkatan Laut Kerajaan Inggris  (baca : Biography Gavin Menzies).

Menzies yang tampil dengan penuh keyakinan – menjelaskan teorinya tentang pelayaran terkenal dari pelaut mahsyur asal China, Laksamana Cheng Ho. Bersama bukti-bukti yang ditemuinya dari catatan sejarah, dia lantas membuat kesimpulan bahawa pelaut serta pengembara ulung dari Dinasti Ming itu adalah penemu awal benua Amerika, dan bukannya Columbus.

Bahkan menurutnya, Cheng Ho ‘mengalahkan’ Columbus dengan jarak (perbedaan) waktu sekitar 70 tahun. Apa yang dikemukakan Menzies tentu membuat semua orang tertipu karena masyarakat dunia selama ini mengetahui bahawa Columbus lah penemu benua Amerika pada sekitar abad ke-15. Penjelasan Menzies ini dikuatkan dengan sejumlah bukti sejarah.

Beliau menunjukkan sebuah peta  sebelum Columbus memulakan ekspedisinya, lengkap dengan gambar benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Cheng Ho yang disandarkan sebagai bahan bukti. Menzies sangat yakin selepas beliau meneliti ketepatan dan kesahihan bahan-bahan bersejarah tersebut. (dp/globalmuslim)


Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Suku Cherokee, Suku Asli Amerika / Indian Muslim Yang Kini Telah Punah



Selengkapnya

Artikel Terkait Lainnya

HEYUNIK.COM - website unik terupdate

yang unik emang asyik





Back to Top
  PERKEMBANGAN    COVID-19  

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini

TETAP TERHUBUNG DENGAN KAMI