Akhir Hidup yang 'TRAGIS' Para Penghina Nabi Muhammad SAW

0 komentar | ✍️ Apa Komentar mu ? Tulis komentarmu, klik disini
Artikel Terbaru Lainnya :









Sejarah telah mengabadikan sejarah, kontra, dan akhir hidup orang-orang yang melecehkan Islam dan simbol-simbolnya. Hal ini telah terjadi sejak zaman Nabi saw sampai hari ini.

Kebanyakan dari mereka menjumpai ancaman pembunuhan, seperti dalam kasus Theo van Gogh, pembuat film Belanda yang menyebabkan kematiannya. Penolakan keras terhadap kartunis Denmark yang melecehkan Nabi Muhammad saw, telah menyebabkan boikot ekonomi produk Denmark yang berdampak kerugian besar bagi perekonomian Denmark.

Berikut ini nasib orang-orang yang melakukan kejahatan tersebut:


Sejarah tersebut mungkin bisa membuat orang berpikir apakah ada ruang untuk kebebasan berekspresi ketika itu menyangkut pelecehan dan penghinaan terhadap simbol-simbol agama. [opinibangsa.id / kn]

Azab Menghina Nabi Muhammad dan Balasannya


Nabi Muhammad adalah salah satu Nabi utusan Allah SWT yang wajib untuk kita imani sebagai seorang muslim. Bahkan, dalam dua kalimat syahadat, yang merupakan satu syarat untuk menjadi seorang muslim, selain kita bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah kita juga bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Maka, kita tahu bahwa kedudukan Nabi Muhammad haruslah kita muliakan. Lalu, bagaimana jika ada seseorang yang menghina atau melecehkan Nabi Muhammad?

Melecehkan Nabi Muhammad tentu bukan perkara yang sederhana. Bentuk pelecehan terhadap Nabi Muhammad juga bisa bermacam-macam. Sebagai contoh adalah menjelek-jelekkan Nabi Muhammad dengan segala fitnah, membuat karikatur beliau, dan lain sebagainya. Segala bentuk pelecehan atau penghinaan pada Nabi Muhammad tentu akan membawa hukum tersendiri.

Dengan menghina Nabi Muhammad, jika dia seorang muslim maka dia dihukumi sama dengan keluar dari agama Islam. Menghina Nabi Muhammad membatalkan saksi di dalam kalimat syahadat yang pernah dia ucapkan. Oleh karena itu, siapapun yang telah menghina Nabi Muhammad, maka dia telah murtad dari agama Islam.

Tidak hanya itu, tindakan penghinaan pada Nabi Muhammad sama saja telah menghina agama Islam dan seluruh umat muslim. Oleh karena itu, umat muslim boleh marah dan menghukum pelaku penghinaan tersebut. Berikut ini akan dibahas hukum menghina Nabi Muhammad.

Hukum Menghina Nabi Muhammad

Berdasarkan kesepakatan para ulama, jika seorang muslim menghina Nabi Muhammad, maka dia telah murtad dari agama Islam. Dalam surat At Taubah ayat 64-66 disebutkan,

Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: ‘Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan Rasul-Nya)’. Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: ‘Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja’. Katakanlah: ‘Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?’ Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman…”

Dari surat At Taubah itu, kita bisa mengetahui bahwa siapa pun yang menghina Allah, ayat Allah dan Rasul Allah termasuk kafir. Hukum ini tidak membedakan antara yang menghina dengan sungguh-sungguh atau sekedar bercanda. Siapa pun orang yang menghina Nabi Muhammad telah dihukumi kafir dan bisa menerima hukuman seperti orang yang keluar dari agama Islam.




Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Akhir Hidup yang 'TRAGIS' Para Penghina Nabi Muhammad SAW

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik dan sesuai dengan topik 👌,
Terima kasih atas perhatiannya sobat 🙂

Artikel Terkait Lainnya



Back to Top

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini