Festival ‘Mengerikan’ Yulin , Bunuh 10.000 Anjing Untuk Jadi Santapan

0 komentar | ✍️ Apa Komentar mu ? Tulis komentarmu, klik disini
Artikel Terbaru Lainnya :






Salah satu bahan makanan paling penting adalah daging. Dari daging kta akan mendapatkan protein dan asam amino yang sapat membantu dalam proses pertumbuhan dan juga penyembuhan tubuh. Kita kerap mengkonsumsi daging ayam, sapi, kerbau, kalkun, hingga aneka jenis ikan. Bahan-bahan itu bisa didapat dengan mudah di pasar.

Namun di China tak hanya daging itu  yang dikonsumsi. Anjing pun diolah dagingnya untuk dibuat makanan. Bahkan ada sebuah festival tahunan yang menjagal 10.000 anjing dengan sangat kejam. Festival ini bahkan ditentang oleh jutaan orang di dunia. Namun festival ini tetap berlangsung mengerikan. Berikut berita selengkapnya.




1. Asal Muasal Festival Yulin di China

Festival Yulin dilaksanakan di kota Yulin, Provinsi Guangxi, China. Setiap tahun akan ada sekitar 10.000 anjing yang akan dibunuh di hari yang sama untuk dikonsumsi. Festival ini telah menjadi suatu tradisi tahunan yang tidak bisa dipisahan dari masyarakat Yulin. Meski begitu, membunuh hewan dengan cara kejam adalah tindakan manusiawi. Festival Yulin dilaksanakan bertepatan dengan datangnya musim panas Solstice. Yaitu suatu fenomena matahari yang terjadi dua kali dalam setahun.
Kejadian ini mengakibatkan matahari sangat condong ke belahan bumi utara atau selatan. Daerah yang terkena efek ini akan mengalami musim panas yang sangat dahsyat, seperti yang terjadi di China. Mitos di Yulin menyebutkan jika seseorang memakan daging anjing maka bencana buruk akan datang. Dengan memakan daging anjing maka tubuh tidak akan merasa kepanasan. Hal inilah yang menyebabkan festival Yulin muncul dan berkembang menjadi acara tahunan yang sangat besar.



2. Anjing, Teman Atau Makanan?

Pada sadarnya anjing adalah hewan liar. Mereka hidup seperti serigala atau hyena, di alam bebas untuk mencari mangsa. Lalu beberapa ratus tahun lalu orang mulai memelihara anjing sehingga muncul anjing yang jadi hewan peliharaan. Bahkan dianggap menjadi salah satu teman manusia yang sangat setia.
Namun beberapa daerah seperti di Yulin, China menganggap anjing seperti makanan. Anjing tak ubahnya hewan ternak lain yang bisa diperbanyak lalu dipanen dagingnya. Negara lain seperti Korea Selatan juga mengkonsumsi anjing untuk menolak sial. Lalu Vietnam, masyarakat di negara itu menganggap daging anjing kaya akan protein dan meningkatkan keberuntungan. Tak hanya di Asia, negara Eropa seperti Swiss (Kota Appanzell dan St. Gallen) juga melakukan hal yang sama. Bedanya di sini daging anjing dibuat sosis.


3. Penyiksaan Terhadap Anjing Yang Menghilangkan Suatu Rasa Kemanusiaan

Kita semua tahu jika anjing bukanlah manusia. Namun jika memperlakukan anjing dengan cara mengerikan sama halnya kita kehilangan rasa kemanusiaan. Anjing-anjing yang ada di festival Yulin diperlakukan dengan sangat sadis. Metode penyembelihannya tak masuk akal dan cenderung menyiksa. Tidak sama dengan prosedur penyembelihan sapi yang sangat terstruktur.
Beberapa anjing yang masih hidup langsung dimasukkan ke dalam kuali berisi air panas mendidih. Sontak anjing akan berteriak kesakitan hingga tak bernyawa. Cara lain adalah dengan mengikat anjing dan langsung disembur dengan api panas dari alat untuk las. Sontak anjing langsung terbakar dan mati dengan kesakitan. Masyarakat Yulin memiliki anggapan jika daging anjing akan memiliki rasa sangat nikmat jika mati dengan cara disiksa. Mengerikan!


4. Protes dari Dunia Internasional Yang Membeludak

Festival ini sangat ditentang oleh banyak orang di seluruh dunia. Bahkan ada sekitar 3,8 juta orang telah menandatangani petisi yang ditujukan kepada Gubernur Guangxi China dan Walikota Yulin. Publik dunia menganggap festival ini sangat mengerikan dan dianggap tak pantas diadakan. Terlebih menyiksa hewan lalu memakannya.
Protes keras ternyata juga berlangsung dari beberapa artis kenamaan China. Mereka menganggap hal ini tradisi konyol. Namun demikian festival ini tetap berlangsung hari Minggu kemarin di Yulin. Tidak banyak orang yang mampu menyelamatkan anjing-anjing tak berdosa itu dari air mendidih dan semburan api panas.

5. Wanita Penyelamat Anjing Meski Hanya 100 Ekor Saja

Yang Xiaoyun datang jauh-jauh dari rumahnya yang berjarak 2.500 km untuk menentang festival kejam ini. Dengan mengeluarkan 7.000 Yuan atau sekitar 20 juta Rupiah untuk menyelamatkan sekitar 100 anjing dari prosesi jagal yang sangat sadis. Wanita itu rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk memboyong 100 anjing untuk kembali hidup.
China tidak melarang warganya mengkonsumsi daging anjing. Negara ini hanya memberikan peringatan kepada penyedia untuk menyediakan daging yang sehat. Karena di daerah Yulin banyak sekali warga yang terkena rabies atau penyakit anjing gila, sementara banyak orang China yang punya kebiasaan makan daging anjing sebagai budaya.
Walaupun hewan, anjing juga memiliki perasaan dan rasa sakit. Membunuh anjing dengan menyiksa bahkan memakannya adalah tindakan kejam dan tidak manusiawi. Sayangilah anjing atau hewan apa saja, dan mari menjadi manusia yang tidak kehilangan akal serta nurani.





Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Festival ‘Mengerikan’ Yulin , Bunuh 10.000 Anjing Untuk Jadi Santapan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik dan sesuai dengan topik 👌,
Terima kasih atas perhatiannya sobat 🙂

Artikel Terkait Lainnya



Back to Top

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini