Kebiasaan & Kebudayaan orang Indonesia yang Seharusnya dihentikan

0 komentar | ✍️ Apa Komentar mu ? Tulis komentarmu, klik disini
Artikel Terbaru Lainnya :









meskipun orang Indonesia punya banyak kebiasaan jelek, kita juga punya banyak kebiasaan bagus. Jadi impas pada akhirnya.

Kebiasaan orang Indonesia.

  • Kebiasaan mengidolakan bule. Saya mengerti bahwa banyak yang bermimpi punya suami dan anak bule. Masalahnya bule memanfaatkan celah ini dengan sengaja mencari istri di Indonesia. Banyak bule yang seharusnya menjadi bapak malah dijadikan suami. Saya merasa tidak nyaman dengan hal ini.
  • Kebiasaan malas dan tidak mau belajar memikirkan masa depan. Orang Indonesia terlalu santai. Suatu hari saya ditegur oleh suami saya karena dia tidak menemukan coklat yang berkualitas di Indonesia, padahal Indonesia adalah pengekspor kopi dan biji coklat besar di Prancis. Ya, karena orang Indonesia hanya bisa menanam tapi tidak mau belajar mengolah. Celakanya, coklat Indonesia yang diolah Prancis dijual lagi ke Indonesian dengan harga berlipat ganda mahalnya.
  • Kebiasaan porno. Konsumsi hal ini harus ditekan. Banyak yang tidak bisa membedakan antara fiksi dan kenyataan. Cewek yang di taksi adalah artis, bapak-bapak. Di Barat berhubungan seksual tidak semudah itu. Bersiul saja untuk menarik perhatian cewek bisa kena gampar di Prancis, apalagi langsung mengeluarkan barang dari gudang.
  • Kebiasaan terlalu sensitif mengenai perihal agama.
  • Kebiasaan hedonis. Mungkin karena saya berasal dari generasi kolot, maka saya tidak mengerti kenapa orang muda sekarang suka menggunakan uang untuk kebutuhan sekunder daripada primer. Berlibur ke luar negeri, membeli hp mahal, makan ke restoran, hal itu baru boleh dilakukan setelah kita mempunyai rumah sendiri.

Kebiasaan ortu Indonesia.

  • Memberikan gadget pada anak-anak sebelum waktunya. Kebiasaan ini sangat merusak perkembangan baik bahasa dan kognitif anak-anak. Bukan dengan ini anak-anak bisa menjadi ahli IT dengan cepat. Bayi main hp memang terlihat keren tapi sebenarnya hal itu akan meracuni hidupnya di masa depan.
  • Menggunakan anak sebagai sarana untuk berkompetisi. Menunjukkan rapor, membandingkan ranking, memarahi anak saat nilainya kurang memuaskan dsb. Saking ganasnya, beberapa ortu siap untuk memenangkan lomba dengan menghalalkan berbagai cara. Saya pernah melihat ortu yang mewarnai gambar anaknya untuk menjadi juara.
  • Tidak mengajarkan pola makan dan gaya hidup yang sehat. Banyak yang tidak mengerti bagaimana memberikan nutrisi yang seimbang, mie kuah + nasi bukan kombinasi yang bagus. Banyak anak-anak Indonesia khususnya yang di kota kegemukan. Selain kurang olahraga, aktifitas fisik mereka sangat terbatas. Hanya jari-jari mereka yang berotot akibat memencet layar ponsel tiap hari.
  • Nonton TV berjam-jam. Jika ortunya begini, jangan mengharapkan anak-anak mau suka membaca.
  • Memaksa anak untuk mematuhi perintah tanpa boleh diganggu gugat. Tidak ada orang yang sempurna, termasuk orang-tua. Kita harus bisa menyadari keterbatasan dan kekurangan kita. Menghormati anak-anak adalah kebiasaan yang wajib orang-tua punya, tapi ini bukan berarti anak bebas melakukan apapun sesukanya.

Kebiasaan di medsos.

  • Menceritakan masalah yang seharusnya bisa diselesaikan secara pribadi ke medsos. Pertentangan opini di quora misalnya. Jika kita punya masalah dengan seorang pengguna, tak usah ngetag mereka. Apalagi yang pakai bantuan geng, owalah ini sih tidak berkelas.
  • Meminta pertemanan dengan enteng untuk kemudian menghapus teman tersebut. Ini sih kurang ajar. Bagi pengguna quora yang meminta menjadi teman facebook, maaf kegiatan saya di flatform tersebut sepi, sama sepinya seperti instagram saya. Tak ada hal gurih yang bisa dilihat di sana. Saya hanya menengok sesekali, dan bisa dibilang saya sudah mati di sana.
  • Mengedarkan hoax di WA atau facebook. Sebelum berani menyebarkan sebuah informasi, kita harus membaca, membandingkan dan mengecek ulang berita tersebut untuk mendapatkan kepastian.

Maaf beribu maaf jika ada yang tersinggung. Tidak bermaksud mengacu kepada siapa-siapa.



Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Kebiasaan & Kebudayaan orang Indonesia yang Seharusnya dihentikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik dan sesuai dengan topik 👌,
Terima kasih atas perhatiannya sobat 🙂

Artikel Terkait Lainnya



Back to Top

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini